Terkendala Saat Belajar Bahasa Inggris? Abaikan Orang Nyinyir!

Inilah salah satu drama dengan judul hambatan saat belajar bahasa Inggris

“Do you speak English?”

“Sorry bro, orang Indonesia tidak harus bisa berbahasa Inggris.” Jelas kan, penghambat belajar bahasa inggris yang satu ini? Orang sinis!

Pernahkan menghadapi sinisme semacam ini? Mungkin pernah ya … Dan selanjutnya kata mereka …

Perlukah Orang Indonesia Pintar berbahasa Inggris?


Orang Indonesia tidak harus bisa berbahasa Inggris. Buat apa? Kita punya bahasa sendiri dan budaya sendiri, ngapain terpengaruh dengan dunia luar? Meskipun kemampuan berbahasa Inggris dapat memberikan keuntungan dan bukan suatu keharusan bagi penduduk Indonesia, beberapa orang berlaku sinis, mungkin karena apatis atau merasa sulit mempelajari bahasa Inggris, dan itu normal.

Orang bijak akan menyatakan bahwa, memahami bahasa tersebut dapat membuka pintu lebih banyak peluang di dunia global. Sudah seharusnya menghargai keberagaman kemampuan berbahasa dan fokus pada kekuatan serta keahlian masing-masing individu. 

Sambil berjalan, belajar bahasa Inggris bisa menjadi pilihan untuk memperluas wawasan dan membangun hubungan lintas budaya. Terpenting, setiap orang memiliki kebebasan untuk memutuskan apakah ingin atau perlu belajar bahasa Inggris. Meskipun akan banyak datang kendala dalam belajar bahasa inggris

Orang Indonesia bahkan merasa tidak perlu menguasai bahasa daerahnya sendiri

Pernyatan ini bisa lebih menegaskan sebuah hambatan saat Belajar bahasa Inggris. Banyak dari kita yang merantau dari satu daerah ke daerah lainnya. Anak-anak perantauan tidak lagi bisa berbahasa ibunya. Mereka hanya bisa berdialog dengah bahasa lokal tempat mereka dilahirkan. Memang tidak harus kembali belajar menguasai bahasa tempat asala orang tua. 

Namun bahasa daerah tetap harus diperhatikan. Pentingnya mempelajari bahasa daerah terletak pada upaya untuk menjaga dan melestarikan warisan budaya. Bahasa daerah merupakan identitas suatu komunitas, dan keberlanjutannya menjadi tanggung jawab bersama. 

Sementara, pada saat yang sama, fenomena globalisasi mendorong keterampilan berbahasa Inggris sebagai keahlian yang esensial. Bahasa ini menjadi jembatan komunikasi lintas budaya, membuka peluang pendidikan dan pekerjaan di tingkat internasional.

Bahasa daerah VS Bahasa Inggris

Intensitas mempelajari bahasa Inggris seringkali terkait dengan dorongan untuk terlibat secara lebih aktif dalam lingkungan global, terlibat dalam bisnis internasional, dan mengakses informasi serta teknologi yang umumnya disajikan dalam bahasa Inggris.

Seharusnya tidak ada kendala saat belajar bahasa inggris dengan masifnya akses ke informasi dewasa ini.Sementara upaya untuk menjaga bahasa daerah tetap penting, belajar bahasa Inggris dapat menjadi alat praktis untuk bersaing dalam skenario global yang semakin terkoneksi. Sebagian besar dari ini adalah refleksi dari dinamika modern di mana keseimbangan antara kekayaan lokal dan kebutuhan global menjadi pertimbangan penting.

Pentingnya penguasaan bahasa Inggris dari sisi individu

Belajar bahasa Inggris memiliki pentingnya yang luar biasa dari sisi pribadi. Pertama, bahasa Inggris menjadi kunci akses untuk menjelajahi dunia digital dan global. Dalam era informasi ini, banyak sumber daya dan informasi penting disajikan dalam bahasa Inggris. Keterampilan berbahasa Inggris memungkinkan seseorang lebih mudah mengakses pengetahuan, riset, dan teknologi terkini.

Selain itu, belajar bahasa Inggris membuka pintu peluang pendidikan dan karir di tingkat internasional. Banyak universitas dan perusahaan global memprioritaskan individu yang mahir berbahasa Inggris. Menguasai bahasa ini memberikan keunggulan kompetitif dalam persaingan global untuk pekerjaan dan kesempatan studi.

Selain aspek profesional, keterampilan berbahasa Inggris juga memperkaya pengalaman pribadi. Kemampuan untuk berkomunikasi dengan penutur asli dan memahami berbagai budaya dapat meningkatkan rasa toleransi dan pemahaman terhadap dunia yang beragam. Karenanya hambatan saat belajar bahasa Inggris harus disingkirkan bagi siapa pun yang ingin menguasai bahasa ini.

Lebih dari sekadar alat komunikasi, bahasa Inggris menjadi alat untuk menghubungkan orang dari berbagai latar belakang, menciptakan peluang untuk pertemanan internasional dan kolaborasi lintas batas. Dengan demikian, belajar bahasa Inggris bukan hanya suatu keahlian, tetapi juga investasi dalam pengembangan diri yang menyeluruh di era global ini.

Sinisme terhadap bahasa Inggris dan konsistensi mempelajarinya

Sinisme dan pesimisme terkadang muncul saat orang mempelajari bahasa Inggris. Beberapa merasa takut atau terintimidasi oleh kompleksitas dan tata bahasa yang berbeda. Rasa takut terhadap kesalahan atau penilaian dari orang lain dapat menjadi hambatan utama. Sering kali, pemahaman bahwa perjalanan mempelajari bahasa Inggris memerlukan waktu dan kesabaran dapat memicu sikap sinis atau pesimis.

Yang seharusnya dilakukan adalah mengubah pandangan ini menjadi kesempatan untuk tumbuh dan belajar. Pertama-tama, fokus pada kemajuan daripada kesempurnaan. Daripada memikirkan hambatan belajar bahasa inggris setiap waktu, take action, fokus, Setiap kesalahan adalah bagian alami dari proses belajar. Menciptakan lingkungan di mana kesalahan dianggap sebagai langkah menuju keberhasilan dapat mengatasi rasa takut dan sinisme.

Selanjutnya, temukan cara belajar yang menyenangkan. Mungkin dengan menonton film, mendengarkan musik, atau membaca buku dalam bahasa Inggris. Melibatkan diri dalam kegiatan yang dinikmati dapat membuat proses belajar lebih menyenangkan dan efektif.

Terlibat dalam komunitas belajar bahasa Inggris, baik secara online atau offline, juga dapat memberikan dukungan dan motivasi. Bertukar pengalaman dan belajar bersama orang dengan minat yang sama dapat membantu mengatasi rasa pesimisme.

Penting juga untuk menghargai progres pribadi dan merayakan pencapaian kecil. Kesadaran bahwa belajar bahasa Inggris adalah perjalanan yang terus berkembang dapat membantu melawan sikap sinis dan pesimis, menciptakan motivasi untuk terus maju.

Saat lingkungan tidak mendukung dan sumber daya terbatas

Seseorang yang teguh akan tegar menghadapi hambatan saat belajar bahasa Inggris Jika lingkungan sekitar tidak mendukung pembelajaran bahasa Inggris, namun keinginan untuk menguasainya tetap kuat, ada beberapa langkah yang dapat diambil untuk mengatasi kendala ini. Pertama-tama, penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang mendukung di dalam rumah atau di sekitar tempat tinggal. Ini bisa mencakup menyusun jadwal belajar rutin, menciptakan ruang belajar yang tenang, dan menghindari gangguan yang tidak perlu.

Selanjutnya, hadapi rasa malas dengan menciptakan rutinitas belajar yang menarik. Cobalah berbagai metode pembelajaran, seperti menonton film atau acara dalam bahasa Inggris, membaca buku, atau mendengarkan podcast. Membuat pembelajaran menjadi pengalaman yang menyenangkan dapat membantu mengatasi rasa malas.

Jika sumber daya terbatas, manfaatkan teknologi. Ada banyak aplikasi dan situs web belajar bahasa Inggris secara gratis atau dengan biaya yang terjangkau. Mereka menawarkan latihan interaktif, kuis, dan materi pembelajaran yang dapat diakses kapan saja.

Sementara itu, cari teman atau kelompok belajar. Meskipun lingkungan sekitar mungkin tidak mendukung, bergabung dengan komunitas online atau offline yang memiliki minat serupa dapat memberikan dukungan dan motivasi tambahan. Berdiskusi dan berbagi pengalaman dengan orang-orang yang memiliki tujuan yang sama dapat meningkatkan semangat.

Selain itu, manfaatkan kesempatan untuk berbicara dalam bahasa Inggris, meskipun hanya dengan diri sendiri. Berbicara sendiri dapat membantu memperkuat keterampilan berbicara dan meningkatkan rasa percaya diri.

Akhirnya, tetapkan tujuan yang realistis dan terukur. Mengatasi tantangan dan hambatan dalam pembelajaran bahasa Inggris membutuhkan waktu dan kesabaran. Membuat langkah-langkah kecil untuk mencapai tujuan jangka panjang akan membuat perjalanan ini lebih dapat dicapai dan tidak terasa terlalu berat. Dengan mempertahankan semangat dan tekad, meskipun dalam lingkungan yang tidak mendukung, seseorang dapat terus maju menuju tujuan menguasai bahasa Inggris.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

8 Cara Mudah Belajar, Menguasai Bahasa Inggris

Kursus Bahasa Inggris Gratis

Inggris

Belajar bahasa Inggris gratis via WA, Atau Ambil Kursus?

Hati-Hati Mengajari Anak Bahasa Inggris, Dia Bisa Jadi Kebarat-Baratan