Belajar, Kursus Bahasa Inggris Lewat Telepon Di 2024, Perlukah, Efektifkah?

Artikel ini adalah update dari tulisan tahun 2011 lalu yang sebenarnya judul yang tepat adalah Kursus Bahasa Inggris Lewat Telepon, Efektifkah? Khususnya di tahun 2024 ini?

belajar bahasa inggris via WA

Tentu orang-orang zaman sekarang tidak ingin menghabiskan pulsa hanya untuk Belajar Bahasa Inggris Lewat Telepon. Dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat, sekarang kita bisa belajar berbagai macam aplikasi, termasuk media komunikasi berbasis data seperti WhatsApp, Zoom Meeting, Google Meet dan sebagainya. Dan kursus bahasa Inggris bisa dilakukan, tidak hanya via phone tapi dengan berbagai aplikasi yang baru kami jelaskan tadi.

Kembali ke zaman saya dulu,lebih dari satu dekade lalu, belajar bahasa Inggris lewat telepon cukup efektif tergantung pada bagaimana si pembelajar itu sendiri menyediakan waktu dan target untuk itu.
Bila focus/stressing atau target Anda memperlancar speaking skill,

Pertama, Anda harus yakin, Anda bisa berbahasa Inggris dengan lancar suatu hari nanti. Saat Anda membaca tulisan ini Anda sudah membayangkan bahwa hal itu benar-benar terjadi. Menyediakan motivasi pada diri sendiri sangat memacu kita akan sebuah keberhasilan. Sekarang Anda bicara terbata-bata di telepon, tapi nanti Anda berbahasa Inggris dengan lancar karena usaha maksimal yang Anda lakukan untuk ini.

Kedua, fokus pembelajaran adalah usage of language bukan use of language. Use of language adalah perangkat berbahasa di mana di dalamnya meliputi rumusan grammar dan structure, sementara usage of language Anda belajar unit per unit yang bisa Anda buat sendiri targetnya, semacam silabus, misalnya: How to get somewhere, How to buy something, How to make a hotel reservatioin dsb. Bila salah menerapkan aplikasi pembelajaran Anda hanya akan membuang waktu dan menghabiskan banyak uang karena mengulang apa yang Anda dapat di sekolah dan Anda sudah tahu hasilnya, banyak orang tidak lancar berbahasa Inggris karena metode pendidikan formal kita yang salah. Melalui telepon, tanpa melihat guru Anda, Anda bisa leluasa fokus pada kalimat-kalimat yang diucapkannya dan teruslah kembangkan pertanyaan-pertanyaan dasar sebanyak-banyaknya hingga meningkat ke tahap yang lebih sulit

Ketiga, konsisten dan selalulah mereview setiap materi yang Anda pelajari..Bahasa adalah pengulangan dan dia tidak cukup diulang sekali dua kali. Anda tidak perlu ragu selama Anda juga bisa menyediakan waktu untuk bicara sendiri setelah bicara di telepon. Apakah ini sama saja seperti orang gila? Tergantung dari sudut mana orang memandangnya. Baca selengkapnya di sini Sebagai orang sibuk, Anda bisa mempergunakan telepon genggam Anda di mana pnn Anda berada bukan? 15 - 30 menit cukup waktu Anda berlatih dengan guru Anda.

Keempat, Sediakan back up alias materi pendukung sendiri, kita perlu sebanyak-banyaknya menyediakan materi pendukung, baik itu buku-buku, cd, vdc, dvd maupun fotokopian, atau materi-materi gratis yang bisa kita dapatkan dari internet, seperti misalnya yang sedang Anda baca ini. Grammar dan structure bisa pelan-pelan kita betulkan sambil berbicara, tidak perlu rumit merujuk pada rumusan matematika, toh tujuan kita bukan ingin menjadi seorang linguist (ahli bahasa) tapi bisa berbicara bahasa Inggris dengan lancar. Masalah vocabulary juga sama, bicaralah dulu, pasti banyak yang kita tidak tahu, nah di lain hari saat mereview dari pelajaran yang sudah-sudah, kita bisa karena kita sudah menghafalkannya.

Kursus bahasa Inggris via WA

Perbandingan

Membandingkan efektifitas kursus bahasa Inggris via WA, Zoom Meeting, Google Meet dengan kursus bahasa Inggris lewat telepon kita akan dapati poin-poin berikut.

Telepon

Diskusi lebih cenderung kepada free talk, artinya pembelajar hanya perlu membrush up bahasa Inggrisnya, memperlancar pengucapan, dengan kata lain pembelajar memiliki basic yang cukup untuk berkouminkasi dengan gurunnya.

Berbagai macam aplikasi komunikasi berbasis data

Diskusi lebih mendalam, terutama pembelajar pemula. Guru bisa membagikan materi di layar dan bahkan sekiranya guru tidak tahu apa yang ditanyapun bisa saat itu juga mencari jawabannya di Internet.

Telepon

Tanpa kontak mata. Dalam hal membangun kreatitas, mengoptimalkan fantasi, sistem buta semacam ini membuat belajar lebih nyaman. Baik guru maupun siswa bisa bebas melakukan apa pun yang mereka mau sambil belajar. Misalnya ngantuk, bisa sambil rebahan tanpa harus mengaktifkan kamera. Terutama bagi yang canggung dengan tatapan mata, metode belajar atau kursus bahasa Inggris via telepon semacam ini lebih efektif tentunya.

Berbagai macam aplikasi komunikasi berbasis data

Kebalikan dengan menggunakan telepon, jika kamu mengambil kursus bahasa Inggris via WA, Zoom Meeting, Google Meet dan sebagainya kamu perlu menunjukkan muka. Meskipun tidak masalah untuk menonaktifkan kamera, tapi jika awalnya sudah dimulai dengan tampak muka akan terasa canggung untuk minta izin "ngumpet". Namun jika akhirnya kamera dinonaktifkan apa bedanya dengan yang mengambil kursus bahasa Inggris via telepon.

Telepon

Telepon menggunakan pulsa dan menguras biaya meskipun kita bisa mengaftikan paket telepon yang biasanya ditawarkan oleh berbagai provider telepon yang masing-masing kita gunakanan. Manusia modern sekarang tidak ingin lagi terbebani dengan tambahan biaya selain paket data internet yang juga akan menguras kantong tergantung pemakaian. 

Berbagai macam aplikasi komunikasi berbasis data

Hanya membeli paket data,, maka selagi Internet aktif belajar bahasa Inggris via WA, misalnya, bisa dilakukan dan berdasarkan pengalaman tidak terlalu banyak menguras data. 

Sekarang kamu bebas memilih, jika ingin mengambil kursus. Masih ingin mengambil les bahasa Inggris via telepon seperti yang dilakukan pembelajar satu dekade lalu atau kursus bahasa Inggris pakai WA, Zoom, Google Meet dan sebagainya. 

Yang terpenting keep learning keep practicing.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

8 Cara Mudah Belajar, Menguasai Bahasa Inggris

Kursus Bahasa Inggris Gratis

Inggris

Belajar bahasa Inggris gratis via WA, Atau Ambil Kursus?

Hati-Hati Mengajari Anak Bahasa Inggris, Dia Bisa Jadi Kebarat-Baratan